Kisah panjang ITU, belum usai kawan..
Beribu lembaran putih, sudah mulai banyak tergores, dengan tinta tinta kelam , dengan berbagai warna warni kehidupan yang mencekam Dan menyayat .
Dan akan terus tergores, sampai akhir kehidupan, sampai jiwa INI tak berarti, sampai road berhenti, dengan berbagai lembaran lembaran baru yang harus siap menerima berbagai macam goresan serta beraneka ragam warna.
Tiap detik, adalah perjalanan
Dan tiap detik ITU pula, aku seakan tak pernah sadar, satu persatu goresan mengenai lembaran lembaran milik ku.
Tetes demi tetes tinta kelam menoreh me lembaranku dengan sendirinya, ntah aku sadar, ntah tidak,
Setiap jalan, Dan setiap lembar lembar ITU, pasti selalu memiliki tempat di hatiku, walau terkadang saat ia tergores aku tak menyadarinya.
Berkas berkas kelam, yang akan senantiasa terukir jelas, di lubuk hati.
Dan kini, ia seakan akan mengiang ngiang, diambang pintu hatiii
Memanggil Dan memintaku Untuk memilih..
Hati mana ? Mana ?
Langkah mana ?
Kembali meneruskan goresan Hiram, atau membukanya dengan lembaran yang baru.. ?? Dengan tetap melindungi nya Dari goresan goresan kelam yang tak berarti.
masya Allah.. benar sekali mba anita,, hidup adalah pilihan,, dan pilihanmu hari ni menentukan masa depan., tetap semangat menulis mba
BalasHapusHe he, makasih Mbak. :)
BalasHapusJangan lupa, menulis juga ya.
He he, makasih Mbak. :)
BalasHapusJangan lupa, menulis juga ya.